Tahun Berdiri: 2018
Bukit Sakura secara resmi berdiri sebagai tempat wisata pada tahun 2018. Namun sebenarnya bangunan utamanya sudah mulai didirikan sejak sekitar tahun 2016. Jadi ada jarak 2 tahun antara pembangunan fisik dengan peresmian sebagai destinasi wisata. Awalnya Bukit Sakura tidak dirancang untuk menjadi tempat wisata. Konsep awalnya adalah vila pribadi. Tempat ini dibangun sebagai tempat beristirahat yang tenang dengan pemandangan perbukitan khas Kemiling, Bandar Lampung. Seiring berjalannya pembangunan, keberadaan vila ini mulai menarik perhatian. Banyak warga sekitar maupun warga dari luar Kecamatan Kemiling yang penasaran dan datang berkunjung ke lokasi. Mereka tertarik dengan suasana bukit dan desain bangunan yang berbeda dari tempat lain.
Melihat banyaknya warga yang datang, para pengunjung kemudian banyak memberikan saran. Mereka menyarankan agar tempat ini dibuka untuk umum dan dijadikan objek wisata. Usulan warga ini akhirnya ditanggapi oleh pemilik vila karena dinilai punya potensi yang bagus. Dari masukan warga itulah, pada tahun 2018 Bukit Sakura resmi dibuka sebagai wisata. Nama "Bukit Sakura" sendiri diambil dari dua hal. Pertama, lokasi tempat ini memang berada di area perbukitan. Kedua, di wilayah sekitar banyak gang yang bertema Jepang seperti Tokyo dan Hiroshima. Karena nuansanya, dipilih nama "Sakura". Saat ini Bukit Sakura mengusung tema Jepang, Korea, dan Belanda sebagai daya tarik utamanya.
Mengawasi anak-anak saat menggunakan fasilitas bermain atau kolam renang