Loading...

Destinasi Wisata

Destinasi

Daftar Destinasi Wisata Bandar Lampung

Cikwo Kuliner Lampung
Cikwo Kuliner Khas Lampung, (Kimaja Icon), samping Indomaret, 50m sebelum fly over, Jl. Ki Maja, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung City, Lampung 35132 Setiap Hari 10.00 – 22.00 WIB
Rp 25
Cikwo Kuliner Lampung
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 2015 Pada masa kecil kita mungkin punya kenangan tentang satu makanan khas atau tradisional. Namun seiring perkembangan zaman beberapa makanan khas tersebut saat ini sulit ditemukan lagi. Hal ini karena sudah jarang yang membuat ataupun menjualnya. Berawal dari sinilah, rasa malu dan kegelisahan Ibu Isna Adianti yang sering menerima tamu dari luar daerah, dimana tamu-tamu tersebut banyak yang bertanya tentang restoran yang menyajikan makanan khas Lampung, dan pada saat itu (tahun 2015) sangat jarang bahkan belum ada restoran yang menyediakan masakan khas Lampung di Kota Bandar Lampung. Untuk itulah Cikwo Kuliner Khas Lampung hadir di Bandar Lampung sejak tahun 2015, bertujuan agar masyarakat kota Bandar Lampung maupun wisatawan dari luar kota bisa menikmati masakan asli tradisional khas Lampung.

Rumah Makan Bubur Acung JR
Jl. Pangeran Antasari No. 87, Bandar Lampung Setiap Hari 13.30 - 23.00 WIB
Rp 20
Rumah Makan Bubur Acung JR
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 1954 Bubur Ayam Acung JR adalah warisan kuliner legendaris Kota Bandar Lampung yang dirintis sejak tahun 1954 oleh pasangan Wong Lok dan Eng Xiu. Keduanya merupakan perantau generasi pertama asal Tiongkok yang hijrah ke Indonesia pada tahun 1930 untuk memperbaiki nasib di masa penjajahan Jepang. Awalnya, kakek dan nenek hanya berjualan bubur ayam keliling menggunakan gerobak kecil di wilayah Teluk Betung. Saat itu bubur ayam belum populer di Lampung, sehingga menjadi kuliner unik khas Tionghoa yang mereka bawa dari kampung halaman. Karena cita rasanya yang otentik, usaha ini terus berkembang. Pada tahun 1970, usaha diteruskan oleh anaknya dan resmi menggunakan nama "Bubur Ayam Acung" yang diambil dari nama beliau. Gerobak kayu klasik dengan ciri khas tertentu menjadi identitas yang dipertahankan hingga sekarang. Tahun 1997, usaha ini mendapat penghargaan dari Wali Kota karena konsistensinya berjualan di Pasar Mambo, Teluk Betung sejak era 70-an. Generasi ketiga, Teddy Wijaya, mulai melanjutkan usaha keluarga sejak 2012 dan membuka cabang di Jalan Antasari pada 2015. Hingga kini Bubur Ayam Acung JR tetap mempertahankan resep original dari kakek-nenek: bubur dengan kaldu ayam kental dan topping khas seperti cakwe serta tongcay. (Sumber: Video wawancara Bubur Ayam Acung JR dengan SEA Today News)

Pindang Pegagan Kei
Jl. Gatot Subroto No.173, Sukaraja, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung Setiap Hari 10.00 - 16.00 WIB
Rp 30
Pindang Pegagan Kei
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 2018 Rumah Makan Pindang Pegagan Kei merupakan usaha kuliner yang berawal dari warisan keluarga. Pada tahun 2002–2006, orang tua pemilik pertama kali membuka usaha pindang di Jl. Cut Mutia, Teluk. Namun, karena faktor usia, usaha tersebut sempat berhenti sementara waktu. Pada tahun 2016, usaha kembali dirintis oleh generasi selanjutnya dengan membuka tempat di kawasan Prapatan Gunung Sulah. Seiring berjalannya waktu, karena tempat tersebut tidak lagi disewakan, usaha kemudian dipindahkan ke lokasi yang sekarang. Secara resmi, Rumah Makan Pindang Pegagan Kei mulai beroperasi di tempat saat ini sejak tahun 2018 dan hingga kini.

Restoran Garuda
Jl. Cut Nyak Dien No. 24-20, Bandar Lampung Setiap Hari 07.00 - 22.00 WIB
Rp 25
Restoran Garuda
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 1988 Restoran Garuda merupakan rumah makan khas Minang dan Melayu yang pertama kali berdiri pada tahun 1976 di Medan. Pendirian restoran ini berawal dari hasil survei yang menunjukkan masih kurangnya rumah makan yang menyajikan masakan khas Minang dan Melayu di kota Medan pada saat itu. Seiring perkembangan usaha, Restoran Garuda membuka cabang di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Pekanbaru, dan Bandar Lampung. Cabang Bandar Lampung berlokasi di Jl. Cut Nyak Dien No. 20-24, Palapa, Tanjung Karang Pusat. Restoran Garuda berdiri sejak tahun 1972¹ dan dikenal sebagai restoran Padang legendaris di Lampung². ¹ Sumber: Website resmi Restoran Garuda, restorangaruda.com ² Sumber: Artikel "10 tempat makan enak di Lampung", Pergimulu.com

Pempek NORI
Jl. Ikan Kakap No. 46, Teluk Betung, Bandar Lampung Selasa - Minggu 07.00 - 17.00 WIB
Rp 6
Pempek NORI
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 2010 Pempek Nori berdiri pada tahun 2010 di Teluk Betung Kota Bandar Lampung. Nama Pempek Nori diambil dari nama pemilik usaha tersebut. Pemilik usaha adalah Ibu Nori.

Taman Santap Rumah Kayu
Jl. Arif Rahman Hakim No.45, Wayhalim, Bandar Lampung Setiap Hari 10.00 - 21.00 WIB
Rp 50
Taman Santap Rumah Kayu
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 20 des 2006 Taman Santap Rumah Kayu mengusung konsep makan keluarga yang dipadukan dengan suasana alam. Restoran ini menyediakan menu seafood segar dengan cita rasa autentik, serta memiliki bangunan kayu yang memberi kesan tradisional dan elegan. Lokasinya yang luas menjadikan tempat ini sesuai untuk acara keluarga besar. Selain itu, area taman hijau yang asri dan fasilitas bermain anak membuat pengunjung merasa nyaman, sehingga banyak yang kembali untuk menikmati pengalaman bersantap di tempat ini. (Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Indonesia.travel. Diakses 08 Mei 2026.)

Pempek Tenda Biru Rajabasa
Jl. ZA. Pagar Alam No.57, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145 Setiap Hari 07.00 - 21.00 WIB
Rp 6
Pempek Tenda Biru Rajabasa
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 2011 Pada tahun 1980 awal pendirian Pempek Tenda Biru bermula dari keahlian khusus Ibu Maryam dalam pembuatan pempek. Pada awalnya, Ibu Maryam belum memiliki tempat untuk berjualan, sehingga pempek hasil produksi dijual oleh pedagang lain. Pedagang-pedagang ini menjajakan dagangan dengan menggunakan keranjang dan berjalan kaki di sekitar kota Palembang. Pada 1992 warung pertama seiring berjalannya waktu, Ayah Kemas H. Muhammad Yunus dan Ibu Maryam membuka warung pertamanya di depan kampus Tridinanti Palembang. Untuk memberikan pengenalan yang lebih mudah terhadap usaha mereka, para pelanggan memberi nama "Pempek Tenda Biru." Nama ini terinspirasi dari penggunaan terpal berwarna biru yang menjadi ciri khas dari warung mereka. Terpal biru tersebut kemudian melekat dan menjadi bagian dari identitas Pempek Tenda Biru. Tahun 2002 pindah ke Bandar Lampung, Ayah Kemas H. Muhammad Yunus dan Ibu Maryam memutuskan untuk pindah ke Bandar Lampung. Mereka membuka warung pertama di dekat perlintasan rel kereta api di JI. Urip Sumoharjo dengan nama yang sama, "Pempek Tenda Biru". Meskipun berpindah kota, identitas dan nama usaha tetap dipertahankan. Ayah Kemas H. Muhammad Yunus membangun ruko pertama di Jl. Kimaja, depan SPBU Way Halim Permai. Tempat ini menyediakan parkir yang luas dan juga menyediakan area makan VIP Room, sehingga cocok bagi rombongan dalam jumlah besar dan yang ingin mengadakan berbagai macam acara di tahun 2005. Pembukaan ruko kedua pada tahun 2008, Pempek Tenda Biru mengembangkan usaha dengan membuka ruko kedua di Jl. Zainal Abidin Pagar Alam. Keputusan ini didasari oleh semakin meningkatnya jumlah pengunjung. Selain itu, lokasinya searah dengan jalan menuju ke luar kota dan bandara, sangat memudahkan pembeli yang akan bepergian ke luar kota. Perluasan usaha terus berlanjut pada tahun 2011 dengan pembukaan ruko ketiga di Jl. Tamin, depan Masjid Falahuddin. Lokasinya dekat dengan daerah perhotelan dan menjadi pilihan yang sangat cocok bagi wisatawan yang baru selesal berwisata di pantal ataupun lokasi wisata Lampung lainnya.

Restoran Ayam Bebek Haji Soleh Pahoman
JL Ir. H. Juanda Pahoman, Samping flyover Pahoman, Pahoman, Bandar Lampung Setiap Hari 09.00 - 21.00 WIB
Rp 5
Restoran Ayam Bebek Haji Soleh Pahoman
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 2021 Berawal dari warung tenda sederhana di sudut kota Bandar Lampung tahun 1980-an, Restoran Ayam Bebek Haji Soleh lahir dari resep ayam goreng warisan keluarga. Dengan prinsip: bahan berkualitas, resep otentik, dan pelayanan ramah seperti keluarga sendiri, warung kecil itu pelan-pelan dipercaya pelanggan. Dari tenda, naik jadi ruko permanen, lalu buka cabang biar makin banyak yang bisa nikmatin. Sampai sekarang, kami tetap pegang nilai yang sama. Haji Soleh nggak cuma jual ayam bebek goreng, tapi juga ngumpulin cerita. Di sini, dari kakek-nenek sampai anak muda, semua bisa ketemu sambil makan "masakan rumah" yang bikin kangen. Terima kasih udah jadi bagian dari perjalanan panjang kami (Sumber: Blog resmi Restoran Ayam Bebek Haji Soleh, 5 Januari 2025.)

D'Rajash Resto
Jl. Teuku Umar, Kedaton, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung, Lampung, Indonesia Setiap Hari 10.00 - 22.00 WIB
Rp 25
D'Rajash Resto
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 2024 D'Rajash Resto yang berlokasi di Jl. Teuku Umar, Kedaton (Komplek PTPN 7), Bandar Lampung, dibangun sebagai restoran berkonsep aesthetic yang menyajikan hidangan Nusantara (seperti paket ayam, pindang baung, dan seruit) serta menu Western. Restoran ini didirikan sebagai destinasi kuliner dengan area bersantap yang nyaman, luas, dan estetik, sehingga juga populer digunakan sebagai lokasi intimate wedding.

Kepiting Nyablak
Jl. Pagar Alam Gang Lambang (PU) Kel. Labuhan Ratu, Bandar Lampung Setiap Hari 10.00 - 21.00 WIB
Rp 25
Kepiting Nyablak
Wisata Kuliner

Tahun Berdiri: 2018 Kepiting Nyablak merupakan salah satu usaha kuliner di Kota Bandar Lampung yang dikenal dengan sajian seafood bercita rasa pedas khas. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak admin, usaha ini berawal dari keinginan untuk menciptakan saus pedas original yang memiliki cita rasa berbeda dari produk sejenis yang sudah ada di pasaran. Ide tersebut kemudian diwujudkan melalui berbagai percobaan dan pengembangan resep hingga menghasilkan saus khas yang menjadi identitas utama Kepiting Nyablak. Saus tersebut dirancang untuk memberikan sensasi pedas yang unik namun tetap dapat dinikmati oleh berbagai kalangan pecinta kuliner. Seiring berjalannya waktu, menu seafood yang dipadukan dengan saus khas tersebut mulai mendapat perhatian dan respon positif dari masyarakat. Cita rasa yang khas menjadi salah satu alasan banyak pelanggan tertarik untuk mencoba dan kembali berkunjung. Tidak hanya menawarkan kepiting sebagai menu utama, Kepiting Nyablak juga mengembangkan berbagai pilihan menu seafood lainnya untuk memenuhi kebutuhan dan selera pelanggan yang beragam. Inovasi menu terus dilakukan guna menjaga kualitas dan daya tarik usaha kuliner tersebut. Selain mengutamakan cita rasa, Kepiting Nyablak juga berusaha memberikan pelayanan yang baik dan suasana makan yang nyaman bagi pengunjung. Hal ini dilakukan untuk menciptakan pengalaman bersantap yang menyenangkan bagi setiap pelanggan. Hingga saat ini, Kepiting Nyablak terus berkembang sebagai salah satu destinasi kuliner di Kota Bandar Lampung. Keberadaan saus pedas original yang menjadi ciri khas usaha ini tetap dipertahankan sebagai identitas utama yang membedakannya dari kuliner seafood lainnya.