Tahun Berdiri: 1883 (Peristiwa Sejarah)
Berdasarkan hasil wawancara dengan warga setempat, kawasan Sumur Putri memiliki keterkaitan dengan keberadaan sebuah kapal yang dikenal dengan nama Kapal De Brow. Kapal tersebut diceritakan sebagai kapal peninggalan masa kolonial Belanda yang keberadaannya dikaitkan dengan peristiwa letusan Gunung Krakatau tahun 1883. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, gelombang tsunami akibat letusan tersebut menyebabkan kapal terdampar di wilayah pesisir Teluk Betung. Seiring berjalannya waktu, kisah mengenai Kapal De Brow terus diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian dari sejarah lokal Kota Bandar Lampung. Selain memiliki nilai sejarah, cerita mengenai kapal tersebut juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengetahui jejak peristiwa letusan Krakatau di wilayah Lampung. Hingga saat ini, informasi mengenai Kapal De Brow masih dilestarikan melalui cerita masyarakat setempat.
1. Menjaga kebersihan kawasan wisata.
2. Tidak merusak situs sejarah.
3. Menjaga keamanan dan ketertiban selama berkunjung.
4. Mematuhi aturan yang berlaku di kawasan wisata.